10 Ribu Warga Tolak Tambang Pulau Laut, Dukung Keputusan Gubernur Kalsel

epicentrum.id – Kurang lebih 10 ribu masyarakat Pulau Laut yang terdiri dari; Petani, Nelayan, dan Profesi lainnya meyampaikan pernyataan tertulis (melampirkan fotocopy KTP) menolak pertambangan Batu Bara Pulau Laut dan mendukung keputusan Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor mencabut IUP OP (Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi) tiga perusahaan Silo Group.

Pernyataan itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Mom’s Café, Jalan Raya Stagen, Desa Sungai Taib, Kotabaru, Kalimantan Selatan pada Selasa (22/05/18). Pernyataan masyarakat tersebut dikuasakan kepada diantaranya; LSM Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS), Organisasi Pedagang Ikan dan Nelayan (OPIN), dan sejumlah Kepala Desa yang terdampak langsung (dilokasi) rencana pertambangan Batu Bara Pulau Laut.

Pernyataan tertulis masyarakat itu oleh penerima kuasa pertanyataan masyarakat, akan disampaikan dalam sidang PTUN Banjarmasin yang menyidangkan keputusan Gubernur Kalsel atas gugatan Silo Group.

Sidang dijadwalkan pada Kamis (24/05/18) nanti.

Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat diantaranya; Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Pulau Laut menggelar Kongres Rakyat menolak pertambangan batu bara Pulau Laut yang dihadiri ribuan masyarakat Pulau Laut, Kotabaru.  (frans)

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *