Korut Tarik Ulur Denuklirisasi, Amerika Serikat Panas Dingin

Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Pemimpin Korut Kim Jong-un (kiri) (Photo : REUTERS/KCNA)

epicentrum.id –  Tiga pekan menjelang pertemuan tingkat tinggi Amerika Serikat dan Korea Utara, Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk mencari tahu jikalau Korea Utara serius terkait kesepakatan denuklirisasi.

Namun ketika Pyongyang pekan lalu mengancam untuk menarik diri dari pertemuan yang rencananya akan digelar di Singapura, strategi menjadi berubah. Dilansir Reuters, Korut mengancam tak akan hadir dalam pertemuan bersejarah dengan AS tersebut lantaran pekan lalu mengutuk latihan tempur udara antara AS dan Korea Selatan yang masih berlangsung. Selain itu, Korut juga tak terima dengan sikap AS yang dianggap secara sepihak mendorong denuklirisasi.

Trump bersikeras bahwa dia tetap berkomitmen untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Kim. Kendati demikian, awal pekan ini Wakil Presiden Mike Pence memperingatkan bahwa AS bisa saja mundur dari pertemuan jika Korea Utara tidak berniat menjaga kesepakatan bersama.

Kunjungan Moon ke Gedung Putih awalnya diatur sebagai pertemuan untuk menyempurnakan strategi bersama jelang pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

 

Beberapa waktu lalu Trump juga telah memperingatkan bahwa pertemuan bisa saja tidak terjadi jika kesepakatan antara kedua negara tidak tercapai. Untuk itu saat ini, AS sedang berusaha menekan Moon untuk mendorong agar Kim mengambil sikap yang lebih proaktif terkait denuklirisasi.

Beberapa pengamat mengatakan tidak realistis jika percaya bahwa Korea Utara akan setuju untuk sepenuhnya meninggalkan program nuklirnya. Apalagi program tersebut telah berfokus pada pengembangan rudal yang mampu menyerang hingga daratan AS.

Jika pertemuan pemimpin AS dan Korea Utara gagal maka hal ini akan menjadi pukulan besar sebab pendukung Trump menilai hal itu sebagai sebuah pencapaian diplomatik terbesar selama kepresidenannya. (frans)

 

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *