Melalui ‘Generasi Muda Menuju Indonesia 4.0’, AMPI Ajak Millenials Sambut Masa Depan

Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI)

epicentrum.id Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) kembali menggelar program Millennials Nationalism kedua, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Program tersebut merupakan salah satu rangkaian HUT ke-40 AMPI. Acara tersebut merangkul jaringan komunitas muda dari berbagai macam bidang.

Acara yang bertemakan “Generasi Muda Menuju Indonesia 4.0” ini mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengekspresikan visi dan harapan mereka mengenai Indonesia ke depan dalam bentuk video pendek yang akan menjadi manifestasi dari optimisme serta harapan mereka. Kegiatan itu akan serentak digelar di tiap daerah. Sedangkan DPD AMPI yang sudah melaksanakannya yakni Babel, Papua, Jateng, Jatim, dan Aceh

Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo mengatakan program ini merupakan satu bentuk gerakan untuk merangkul masyarakat terutama anak-anak muda dalam membangun harapan, keyakinan dan optimisme mereka untuk masa depan Indonesia.

Selain itu, melalui gerakan ini Dito ingin anak muda menjawab isu-isu negatif serta tren nyinyir atau pesimis dari sebagian kecil dari sebagian kalangan di negeri ini tidak hanya dengan kata, tetapi dengan pikiran dan pemikiran yang lebih positif melalui karya.

“Sekarang, anak muda lebih butuh untuk dimotivasi melalui optimisme, supaya bisa menstimulasi kreatifitas yang juga berbasis problem-solving dari mereka, bukan malah dengan negatifitas yang akan melemahkan semangat kita buat maju. Kita-kita ini kan yang nanti akan memimpin di depan, dan saya pikir, dengan menginspirasi mereka melalui optimisme dan hal-hal yang positif adalah salah satu jalan terbaik dalam membangun pemuda dan Indonesia,” kata Dito dalam keterangan tertulis, Minggu (20/5/2018).

Diketahui, jumpa pers digelar serentak dengan seluruh jaringan AMPI di 34 provinsi di seluruh Nusantara dan berpusat di Freeware Space, Kemang. Penanggung jawab acara Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI Azka Aufary Ramli juga mengemukakan pentingnya mengikuti acara ini.

“Bicara mengenai masa lalu, soal SARA atau siapa presidennya sudah jauh dari keren buat anak-anak muda, yang seharusnya menjadi fokus kita sekarang adalah memikirkan bagaimana kita bisa membantu, menjadi bagian pergerakkan menuju era Indonesia 4.0 dan menjadi kekuatan besar pada tatanan global. Jadi, di acara ini, selain bisa menangin liburan ke Jepang, Singapura atau Bali, kalian juga secara langsung bisa berkontribusi buat bangsa!” kata Azka menambahkan.

Dito yang juga Ketua DPP Partai Golkar Bidang Inovasi Sosial dan Ormas ini mengatakan bahwa cara penyampaian aspirasi dan visi seperti ini adalah salah satu solusi yang relevan dengan anak muda. Hal seperti ini dibutuhkan karena dapat menyerap aspirasi dan menggali kajian serta evaluasi secara langsung dari masyarakat, terutama generasi muda.

Dalam pernyataannya, Dito juga menekankan bahwa program ini senafas dengan visi Menuju Indonesia Maju Presiden Joko Widodo serta paradigma dan gagasan Partai Golkar tentang Indonesia 4.0 di dalam kepemimpinan Airlangga Hartarto te ntang pembangunan manusia serta perkembangan geopolitik dalam lingkup domestik dan lingkup global.

“Kita, ormas pemuda, partai politik, bahkan masyarakat, siapa pun itu tidak bisa lagi menutup mata bahwa sumber daya manusia, terutama anak-anak muda itu adalah harapan kita. Mengacu kepada paradigma dan gagasan Indonesia 4.0 Partai Golkar dibawah kepemimpinan Pak Airlangga yang satu nafas dengan visi Menuju Indonesia Maju Presiden Joko Widodo, ide-ide yang anak muda ciptakan hari ini, adalah pondasi untuk kemajuan pembangunan masa depan, Indonesia dan Dunia,” demikian tutup Dito. (frans)

 

sumber berita

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *