Kekuataan Koopssusgab TNI

Epicentrum.id – Nama Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI kembali menyeruak ke publik. Disiapkan negara untuk membantu Polri melaksanakan tugas pemberantasan terorisme.

Semua bermula ketika Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mewacanakan dihidupkannya kembali Koopssusgab setelah maraknya aksi teror dalam sepekan terakhir. Gayung bersambut, Presiden Joko Widodo sudah menyetujui pengaktifan dan sudah diresmikan Panglima TNI.

“Ini inisiasi penuh dari Panglima TNI,” kata Moeldoko di kompleks istana beberapa waktu lalu.

Supaya kamu tahu, inilah pasukan paling elite yang dimiliki TNI. Mereka yang terpilih adalah prajurit terbaik dari tiga matra, Laut, Udara dan Darat. Koopssusgab diresmikan pertama kali pada 9 Juni 2015 silam. Saat itu Panglima TNI masih dijabat oleh Moeldoko.

Koopssusgab saat itu disiagakan di wilayah Sentul, Jawa Barat, sehingga bisa setiap saat diterjunkan dalam proses penanggulangan antiteror. Jumlahnya personelnya pun sangat terbatas, cuma 90 orang. Diambil dari prajurit terbaik Sat-81 Gultor Komando TNI AD, Detasemen Jalamangkara TNI AL, dan Satbravo 90 Komando Pasukan Khas TNI AU.

1. Komandan Sat- 81

Satuan 81 atau dikenal Sat-81 adalah bagian dari Kopassus setingkat grup yang isinya prajurit terbaik. Bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Luhut Binsar Pandjaitan saat masih berpangkat Kolonel Inf, dipilih sebagai ketua pertama didampingi Wakil Kapten Inf. Prabowo Subianto pada 30 Juni 1982. Grup ini tidak eksis, tidak terlihat dan memiliki tanggung jawab besar bagi keamanan negara dari ancaman terror.

Sat-81/Gultor berdiri atas prakarsa LB Moerdani yang saat itu menjadi salah satu dedengkot pasukan khusus dan TNI. Konon, pasukan ini dibentuk dengan latar belakang kasus pembajakan pesawat Garuda Indonesia 206 di Woyla, Thailand tahun 1981. Informasi lebih lanjut mengenai satuan ini sulit didapatkan karena kerahasiaan tingkat tinggi terkait jumlah personel hingga alutsista yang digunakan

2. Sat Bravo 90

Sat Bravo 90 adalah satuan di bawah Pashkas yang bertugas langsung melaksanakan operasi intelijen, melumpuhkan alutsista/instalasi musuh dalam mendukung operasi udara dan penindakan teror bajak udara. Angka 90 merujuk pada tahun pendirian satuan elite ini.

3. Denjaka

Denjaka adalah sebuah detasemen penanggulangan teror milik TNI AL yang berasal dari satuan Komandan Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalyon Intai Amfibi (Taifib). Mereka dilatih untuk bergerak dalam unit kecil dengan durasi yang sangat cepat. Denjaka sendiri adalah pasukan yang bersifat rahasia dan sangat jarang dipublikasikan. Selain itu, Denjaka juga dilibatkan untuk pengamanan Presiden. [Sumber]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *