Peringati 20 Tahun Reformasi, Mahasiswa Trisakti mediasi Kasus Perihal HAM Dan Stabilitas Ketahanan Nasional

 

Epicentrum.id, Jakarta – Dalam memperingati 20 tahun reformasi pada tahun ini berlangsung aksi di depan Istana Republik Indonesia. Yang diawali dengan long march dari depan patung kuda hingga Istana Republik Indonesia. Yang kemudian panggung orasi di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (15/5/2018)

Univ. TRISAKTI yang dalam kesempatan kali ini mewakili BEM NUSANTARA mediasi perihal Kasus HAM dan Stabilitas Ketahanan Nasional, tujuan audiensi dengan Presiden Joko Widodo tetapi disposisi dan diwakilkan kepada Moeldoko selaku Kepala Staff Presiden.

Aksi tahun ini Universitas Trisakti berhasil memasuki kantor staff presiden dan menemui Kepala Staff Presiden Jend(purn) Dr. Moeldoko, S.I.P. Untuk mewakili mahasiswa seluruh Indonesia dalam aksi reformis kembali menyuarakan keadilan dan memiliki hasil sebagai berikut:

1. Dalam beberapa waktu kedepan akan difasilitasi diskusi untuk penyelesaian terkait kasus Trisakti, Semanggi I, Semanggi II yang akan dilaksanakan pada 1-2 minggu pasca 14 Mei 2018. Diskusi yang diselenggarakan oleh Deputi V staff presiden bidang politik hukum dan HAM tersebut akan mengundang kejaksaan agung dan KOMNAS HAM.

2. Dalam waktu dekat (direncanakan tanggal 20 Mei 2018) Presiden Republik Indonesia akan menemui keluarga korban tragedi Trisakti, Semanggi I, Semanggi II.

Selain itu Universitas Trisakti meminta penjelasan dari Kepala Staff Presiden Jend(purn) Dr. Moeldoko, S.I.P. perihal “Stabilitas Ketahanan Negara” terkait aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. Berikut Hasilnya :

1. Kondisi ketahanan nasional Indonesia, baik-baik saja dan tetap stabil

2. Seluruh aparat keamanan Indonesia turun menjaga stabilitas keamanan. Termasuk TNI yang kini turun untuk terlibat.

3. Masyarakat diharapkan tidak terlalu mudah mencerna dan membesarkan segala berita perihal aksi teror yang tersebar di masyrakat maupun social media.

4. Pemerintah mempercepat revisi terkait UU Penanggulangan Tindak Terorisme.

Kepala Staff Presiden Jend(purn) Dr. Moeldoko, S.I.P. juga mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh Universitas Trisakti, yang mana tetap berani mengambil sikap turun aksi saat kondisi keamanan Jakarta yang sedang Siaga satu.

“Semoga Aksi yang dilakukan oleh Universitas Trisakti ini dapat memberikan stigma positif dan dukungan moral untuk masyarakat agar tidak takut terhadap kondisi bangsa ini walau sedang dilanda rangkaian aksi terorisme.” Tegas Moeldoko yang diikuti yel yel dari para Mahasiswa Trisakti. ( Ghita )

 

 

 

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *