Survei LSI: Isu Puan-Pramono Terima Uang E-KTP, Elektabilitas PDIP Merosot

Epicentrum.id – Nama dua politisi PDIP, Puan Maharani dan Pramono Anung pernah disebut Setya Novanto masuk dalam skandal korupsi megaproyek e-KTP.

Kondisi tersebut membuat  keteguhan pemilih PDIP menurun. Data ini terungkap dari hasil survei  LSI Denny JA, di Gedung Rawamangun Jakarta, Selasa (8/5)

Kendati partai besutan Megawati Soekarno Putri ini tetap meraih elektabilitas tertinggi dengan 21,7 persen, akan tetapi dalam segmen pemilih setia PDIP mengalami penurunan sebesar 10,7 persen.

“Pada pemilih PDIP kita tanyakan bagaimana efeknya terhadap dukungan partai, 77 persen menyatakan akan tetap memilih PDIP, akan tetapi ada 10,7 persen yang menyatakan tidak akan memilih PDIP,” ujar Peniliti LSI Denny JA, Ardian Sopa.

Sisanya, lanjut Ardian, menjawab tidak tahu dan tidak menjawab. Terkait tingkat elektabilitas PDIP yang masih terbilang tinggi, ia menyatakan jika hal ini disebabkan adanya asosiasi partai tersebut dengan sosok Joko Widodo.

“Ini yang membuat PDIP bertahan di puncak klasemen walau tergerus oleh isu Puan dan Pramono soal isu e-KTP,” jelas Ardian.

Dari semua pemilih PDIP dalam survey LSI Denny JA, 65 persen menyatakan akan tetap memilih PDIP jika partai itu mencalonkan Jokowi.”Pemilih yang menyatakan Jokowi akan dicalonkan partai lain, angkanya sebesar 20 persen saja,” tutupnya.

Survei nasional ini dilakukan pada 28 April – 5 Mei 2018 dengan metode sampling multistage random. Jumlah respondennya 1200 orang dan margin of erornya sebesar +- 2,9 persen. [Sumber]

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *