Keunikan Lembah Baliem Wamena, Berwarna Ungu Hanya pada Bulan Mei

Epicentrum.id – Biasanya sebuah lembah dikelilingi hamparan rumput dan ilalang berwarna hijau. Namun, tidak di Lembah Baliem, Wamena. Lembah ini dikelilingi hamparan ilalang berwarna ungu. Lembah ini terletak di Kampung Parema Distrik Wesaput dan di Kampung Aikima Distrik Hubikosi. Hamparan warna ungu lainnya, ternyata juga ada di Distrik Napua dan Distrik Walesi.

Keajaiban alam ini hanya terjadi satu kali dalam satu tahun, yakni pada bulan Mei. Tanaman sejenis rumput atau ilalang yang biasa disebut oleh masyarakat setempat dengan nama Lagalaga Eka atau Owasi-Wasika yang membuat keajaiban warna ungu. Keindahan alam ini diyakini masyarakat setempat mulai terjadi sekitar 1970 hingga 1980-an.

Walau belum jelas nama asli dari rumput ungu, banyak masyarakat Wamena yang tinggal di daerah Lembah Baliem, baik anak-anak atau orang dewasa mencoba memberikan nama pada rumput itu.

Misalnya, Wasiwasika berdasarkan kesamaan. Sama seperti buah keladi, nama aslinya hom, begitu juga pohon impor yang mirip dengan pohon asli wiki, kebanyakan wargaWamena menyebutnya Wikiwiki.

Masyarakat Wamena pun memiliki kebiasaan menamai sebuah benda yang baru dan menarik. Misalnya, dahulu kala masyarakat menyebut pesawat dengan anelu yang artinya suara atau wu. Wu yang juga berarti bunyi suara pesawat.

Pesona warna ungu dari rumput itupun lokasinya tak jauh dari Kota Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya. Jarak tempuhnya hanya berkisar 5-20 menit yang bisa dijangkau dengan kendaraan dua ataupun kendaraan roda empat, bahkan lokasi ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Rumput Mei, kadang masyarakat juga menyebut nama rumput itu. Rumput dengan dominan warna ungu ini hanya terjadi pada tanggal 5-14 Mei setiap tahunnya. Namun, di atas tanggal 20 Mei, rumput itu mulai berubah warnanya.

source

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *