Festival Blues Kelas Dunia Hadir di Bali

Epicentrum.id – Panggung kelas dunia Bali Blues Festival (BBF) 2018 segera rilis. Festival ini akan bertabur ‘profesor’ blues level global. Dijamin keren karena semuanya akan menciptakan harmoni bersama musisi-musisi lokal, 11-12 Mei 2018.

Yang senang blues, pastikan event tersebut masuk dalam kalender liburan Anda. Inilah ‘ritual’ blues terbesar di Indonesia. Levelnya sudah dunia. Dan lokasi show-nya ada di destinasi wisata terbaik dunia. Yang penasaran, bisa segera langkahkan kaki ke Pulau Peninsula, The Nusa Dua, Bali, 11-12 Mei, pukul 17.00-22.00 WITA.

“Kami optimistis penyelenggaraan BBF tahun ini mengulang kesuksesan di tahun sebelumnya. Kami saat ini memiliki banyak musisi blues dengan nama besar. Semuanya lengkap, ada dari dalam dan luar negeri,” ungkap Direktur Konstruksi dan Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ngurah Wirawan.

Menguatkan cita rasa blues di level global, beberapa musisi besar digandeng BBF. Sebut saja Fernando Noronha asal Brasil. Mengawali karir profesional sejak 1995, Noronha merupakan gitaris sekaligus composer besar. Nama-nama seperti BB King, Buddy Guy, Ron Levy, Jeff Healey, Phil Guy, Coco Montoya, Holland K Smith, hingga Chuck Berry, sudah pernah diajak berkolaborasi dengannya.

Meski menjulang, tapi Noronha tetap membumi. Buktinya, dia bersedia berduet dengan band lokal Ronaldgang asal Pulau Dewata.

Indonesia pun langsung  siap menyambut dengan deretan nama besar. Ada Gugun Blues Shelter, Rama Satria, juga Dikta Wicaksono. Ada juga Ginda Bestari, Jakarta Blues Factory, dan Bluesmates asal Surabaya yang sudah siap menyapa.

“Dengan kehadiran nama-nama besar tersebut, diharapkan para pengunjung akan puas. Sebab, mereka mendapatkan suguhan pertunjukan terbaik. Festival ini dijamin akan semakin unik, sebab musisi Bali juga siap unjuk kebolehan dengan aransemen khasnya,” terang Wirawan.

Komposisi shownya? Dijamin paten. . Pada hari pertama, ada Open Blues Clinic yang diisi Ginda Bestari. Berikutnya, panggung BBF 2018 dipanaskan Senior High School Blues, Malaysian Blues Brother, dan The Hydrant. Slot berikutnya diisi Fernando & Ronaldgang, Jakarta Blues Factory  & Dikta Wicaksono, dan ditutup oleh Gugun Blues Shelter.

Komposisi show hari kedua pun tidak kalah gemerlap. Ada aksi Sunburst & Sundown Jam, Bali Guitar Club, Blues Mates, juga Crazy Horse. Berikutnya Gunda Bestari & Sound of Mine juga Rama Satria pun ikut memanaskan panggung festival. Menguatkan kesan, para pengunjung akan disuguhi 2 stages jam. Menu ini menjadi special karena seluruh musisi akan unjuk skill.

“Kami berharap BBF dapat menjadi event blues yang mendunia. Bisa menginspirasi musisi dunia agar tampil dan berkarya di Bali. Kalau itu terjadi, akan terjalin cross performing. Kami juga optimistis event ini akan menarik pengunjung yang besar. Sebab, BBF ini bagian dari promosi pariwisata Bali,” tutur Wirawan.

Dan jangan takut kehabisan stok amenitas. Tahun ini, BBF berkolaborasi dengan hotel-hotel di area The Nusa Dua dan maskapai Garuda Indonesia. Outputnya, pengunjung hotel di zona The Nusa Dua bisa nonton free dengan menukarkan bukti hotel check-in.

“Event BBF ini bagus untuk branding Bali. Selain kualitasnya yang dunia, festival ini juga memberikan banyak kemudahan bagi pengunjung. Fasilitas dan kemudahan ini harus dimanfaatkan,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana yang diamini Asisten Deputi Pemasaran Area II Regional III Ricky Fauzi.

Yang ingin nonton, silakan pilih kategori yang Anda suka. Untuk pre sale, tiket harian dijual Rp125 ribu dan terusan dihargai Rp.200 ribu. Namun, untuk on the spot, tiket harian di jual Rp150 ribu lalu terusan dibanderol Rp250 ribu.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi konser musik yang dilaksanakan secara konsisten dari tahun ke tahun. Dia mengaku puas lantaran kualitasnya terus meningkat. “Semakin sering konser berlevel internasional digelar, maka itu akan semakin membuiat daerah tersebut juga mendunia,” kata Menpar Arief Yahya.

Ekosistem pariwisata di Bali, kata Arief Yahya, sudah sangat kondusif. Itulah mengapa Bali menjadi pilihan travellers di TripAdvisor sebagai destinasi nomor 1 dunia, mengalahkan London, Paris, New York, Milan, Barcelona, Tokyo dan destinasi wisata lain di dunia. “Maka event internasional akan semakin menguatkan positioning Bali dalam peta pariwisata dunia,” kata Arief Yahya. [Sumber]

 

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *