Mantan Kabais: Sosok Budi Gunawan Layak Jadi Cawapres Jokowi

KabarGolkar.com – Mantan Kepala Badan Intelejen Strategis (Kabais) Laksamana Muda (purn) Soleman B. Ponto mengaku, sosok Budi Gunawan pantas untuk maju menjadi wakil presiden. Dia menilai, karir Budi Gunawan di bidang hukum dan sudah banyak mengetahui permasalahan negeri ini menjadi patokan bagi dirinya untuk melihat kemampuan Budi Gunawan untuk maju dalam bursa cawapres 2019.
“Sebagai calon wapres saya kira peluangnya ada karena latar belakang beliau sudah cukup, pengetahuan beliau tentang peraturan dan hukum di Indonesia, sebagai polisi dia tahu, kemudian sekarang dia sebagai Kepala BIN, tentunya banyak hal-hal yang orang lain tidak tahu tapi dia tahu, jadi kalau dia jadi calon wapres tentunya saling mengisi.
Sebagai Kepala BIN, jelas Ponto, Budi Gunawan mengetahui secara lebih spesifik tentang permasalahan yang mendera bangsa, dari masalah yang muncul ke permukaan, hingga permasalahan yang kebanyakan orang tak mengetahuinya.
“Saat ini dia sebagai Kepala BIN, banyak hal-hal yang orang lain tidak tahu tapi dia tahu, orang lain mungkin tau cuma yang dipermukaan, tapi di bawah permukaan dia (juga) tahu. Beliau sebagai Kepala BIN tahu permasalahan dari dua sisi itu,” ungkapnya.
Tak segan, Ponto pun mengaku, Budi Gunawan dan mantan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memiliki perbedaan yang signifikan. Ponto mengaku Gatot hanya bermain dengan komando dan bukan sebagai sosok pemimpin dalam wakil presiden 2019 nanti. Namun dirinya memastikan semua itu hanya ada di tangan partai politik yang akan meminang di antara dua tokoh perwira elit untuk maju menjadi cawapres.
Diketahui, nama Budi Gunawan diisukan akan maju menjadi wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang, nama Kepala Badan Intelijen Negara, Budi Gunawan itu santer disebut-sebut sebagai calon kuat untuk maju menjadi wakil presiden. Namun, majunya Budi Gunawan belum memiliki kepastian resmi dari partai politik. [Sumber]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *