Airlangga: Regulasi Low Carbon Emission Vehicle Perlu Segera Dirampungkan

Epicentrum.id – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, berkunjung ke Fraunhofer Gesellschaft di Munich, Jerman terkait persiapan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang tak kunjung rampung.

Selain itu, lawatan ini juga upaya sekaligus bagian dari upaya pemerintah menerapkan peta jalan industri 4.0 di Indonesia.

Menurut Airlangga, Indonesia sudah seharusnya bisa membangun industri manufaktur nasional yang berdaya saing global dengan menerapkan standar-standar keberlanjutan.

Untuk itu, diperlukan penggunaan teknologi terkini khususnya yang berkonsep pada ramah lingkungan.

“Oleh karenanya, kami akan mengunjungi Fraunhofer, yaitu lembaga riset yang ada di Jerman. Lembaga riset Jerman ini sedang mengembangkan satu jenis algae yang bisa mengkonversi palm oil mill effluent (POME) menjadi gasoline. Itu beberapa riset yang nanti kami lihat,” kata Airlangga kepada wartawan Rabu (2/5/2018).

Menurutnya, temuan tersebut dinilai dapat menekan emisi gas buang kendaraan dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut seiring dengan program yang telah diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yakni low carbon emission vehicle (LCEV) untuk mendorong industri otomotif di Indonesia memproduksi kendaraan ramah lingkungan.

“Riset terhadap biofuel ini harus dilakukan, karena Indonesia merupakan salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Kita juga punya rumput laut. Keduanya sedang dilakukan riset, dan pemerintah siap memberikan insentif,” katanya. [Sumber]

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *