Arkeolog Temukan Bukti Kejadian Beranak Dalam Kubur

Epicentrum.id – Beranak dalam kubur atau coffin birth adalah kejadian langka di mana seorang wanita hamil melahirkan anaknya setelah dimakamkan. Contoh kuno dari kejadian ini dapat ditemukan pada sebuah kuburan yang menyimpan kerangka wanita dari jaman abad pertengahan di Italia.

Dipublikasi dalam jurnal World Neurosurgery, para peneliti dari University of Ferrara mendeskripsikan kerangka sang wanita sebagai temuan langka. Ini karena kuburan tidak hanya menunjukkan fenomena beranak dalam kubur tapi juga praktik trepanasi.

Trepanasi merupakan bentuk operasi kuno di mana tengkorak pasien sengaja dilubangi untuk ‘mengeluarkan’ penyakit. Pada kerangka sang wanita ditemukan lubang sempurna sebesar 4,6 milimeter di tengkoraknya dan juga tulang-tulang kecil di bagian panggul milik bayi manusia.

Menurut peneliti kemungkinan sang wanita yang diprediksi berusia 25-35 tahun ini memiliki preeklampsia atau eklampsia dan menjalani terapi trepanasi. Namun dirinya tak selamat dan dikubur dalam kondisi tengah hamil 38 minggu.

“Sampai sekarang, ini adalah kasus coffin birth satu-satunya yang diketahui dan dipublikasikan dari Awal Abad Pertengahan Italia,” kata salah satu peneliti, Alba Pasini, dikutip dari CNN Jumat (27/4/2018).

Setelah meninggal dan dikubur bayi bisa keluar dari tubuh sang wanita karena pembentukan gas alami di dalam perut dan daerah panggul yang membusuk. Gas ini akan memberikan tekanan yang cukup kuat untuk mendorong bayi dikandungan agar bisa keluar melalui jalan lahir.

Menurut peneliti kerangka sang wanita menunjukkan gambaran seperti apa operasi saraf dan kehamilan zaman dahulu.[detik]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *