Saat Tugas Jaksa Ikut Terpesona Kecentilan Syahrini

Epicentrum.id – Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menilai tidak etis Jaksa yang sedang bertugas melakukan sesi foto bersama saksi dalam kasus yang tengah ditangani. Hal tersebut diungkapkannya menyusul tingkah laku para jaksa yang sedang bertugas di Pengadilan Negeri Depok yang melakukan sesi foto bersama artis Syahrini di persidangan.

“Etikanya kan begitu, tidak boleh bertemu siapa pun para pihak yang berperkara. Namun ini setahu saya Syahrini dipanggil sebagai saksi untuk Frist Travel,” ujar Hinca sesaat sebelum berlangsungnya sidang paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (03/04/2018).

Hinca mengatakan kode etik Jaksa mengatur bahwa para Jaksa tak boleh bertemu dengan pihak yang berperkara di luar agenda sidang. Namun, terkait Jaksa yang berfoto bareng Syahrini, ia menilai bahwa sosok Syahrini yang merupakan artis yang membuat Jaksa bisa jadi tidak kuasa menolak ajakan untuk berfoto dan itu pun dilakukan di dalam ruang sidang.

“Mungkin saja pengaruh Syahrini ini karena artis barangkali dan nggak tertolak diajak foto. Tetapi saya yakin tidak ada niat secara khusus untuk berfoto-foto dengan menyalahi etikanya,” pungkasnya.

Selebriti Syahrini tersangkut dengan biro umroh bermasalah First Travel menyusul kesaksian mantan pegawaiyang mengatakan biro perjalanan itu mengeluarkan biaya sampai Rp1 miliar untuk memfasilitasi rombongan Syahrini  menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi.

“Syahrini diberangkatkan bersama 11 orang (anggota keluarga) dengan fasilitas gratis berupa enam tiket bisnis, 12 paket umroh, dengan nilai Rp1 miliar,” kata mantan pegawai First Travel, Regiana Azahra, saat menyampaikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat pada 21 Maret.

Terdakwa dalam kasus penipuan dan pencucian uang yang merugikan puluhan ribu pengguna layanan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel ini meliputi Andika Surachman, Anniesa Desvitasari serta Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan, komisaris utama perusahaan.

Namun, pada persidangan Senin (02/04/2018), Syahrini membantahnya dan menyatakan bahwa dia tidak menerima satu sen pun dana First Travel saat menyampaikan kesaksian dalam sidang perkara penipuan dan pencucian uang yang merugikan puluhan ribu pengguna biro perjalanan umrah tersebut.

“Saya tekankan di sini tak ada dana satu sen pun dana First Travel yang digunakan saya,” kata Syahrini di Pengadilan negeri Depok.

Dalam kesaksiannya Syahrini menyatakan telah membayar Rp167 juta untuk memberangkatkan 12 anggota keluarganya berumrah selama sembilan hari menggunakan layanan First Travel pada Maret 2017. Ia mengatakan bahwa rombongannya kemudian bertambah satu orang menjadi 13 orang dan dia membayar biaya tambahan Rp30 juta.

Dia juga menekankan bahwa sebagai Duta Merek First Travel dia tidak menerima bayaran dan sebagai gantinya mendapat fasilitas paket umrah VVIP sembilan hari yang mencakup kunjungan ke Makkah dan Madinah di Arab Saudi serta Istanbul di Turki.

Dalam kesepakatan itu, Syahrini juga harus mengunggah video dokumentasi perjalanan umrah dan wawancara dengan jamaah pengguna First Travel di akun Instagram dia.

Selain untuk rombongan Syahrini, First Travel juga diduga memberikan fasilitas gratis kepada Vicky Veranita Yodhasoka Shu (Vicky Shu), Yulia Rahmawati (Julia Perez), Ria Irawan dan Merry Putrian.

Menurut saksi, biaya yang dikeluarkan First Travel untuk Julia Perez Rp400 juta, Ria Irawan Rp200 juta, Vicky Shu Rp108 juta, dan Merry Putrian Rp54 juta.

Selain itu, kata Regiana, perusahaan juga membiayai gaya hidup mewah Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anissa Hasibuan yang juga direktur perusahaan. [Sumber]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *